Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Terbentang Jurang Yang Tak Terseberamgi

Gambar
" Kekayaan Duniawi Bukanlah Ukuran Kebenaran di mata Allah." Minggu ini, adalah Hari Minggu Biasa XXVI, 28 September 2025, bacaan Injil Lukas 16 : 19-31, mengandung pesan tentang cara menggunakan kekayaan dengan tidak egois, dan tidak mengabaikan sesama Yang menderita. Perumpamaan orang kaya Yang hidupnya berkelimpahan dan menikmati kenikmatan dunia, namun setelah meninggal ia mengalami kesengsaraan abadi, sementara Lazarus, pengemis dan miskin hidupnya masuk ke pangkuan Abraham . Ketika mereka hidup di dunia, orang kaya itu tidak memiliki kepedulian dan berbelas kasih kepada Lazarus, pengemis yang berbaring di samping pintu orang kaya itu, dan badannya penuh dengan borok, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu, malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kisah perumpamaan ini menekankan bahwa kepedulian dan kasih kepada sesama yang membutuhkan adalah kunci yang menentukan nasib akhir seseorang setelah meninggal. Da...

Anak-Anak Dunia Lebih Cerdik Terhadap Sesamanya

Gambar
Siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya Jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi. Suatu ajakan untuk menjadi pengelola kekayaan yang setia dan bijaksana dengan fokus pada tujuan kekal dan untuk kepentingan Kerajaan Allah. Minggu ini, kita memasuki Hari Minggu Biasa XXV, 21 September 2025, dengan Bacaan Injil Lukas 16 : 1-13, menceritakan tentang    perumpamaan seorang bendahara yang tidak jujur, yang menggunakan uang tuannya untuk menjamin masa depannya sendiri. Sebelum dipecat, ia dengan cerdik mengurangi utang-utang orang yang berutang kepada tuannya, supaya mereka berhutang budi pada bendahara itu dan menolongnya di masa akan datang setelah dipecat. Lalu, ia memanggil seorang demi seorang yang berutang kepada tuannya. Yang berutang seratus tempayan minyak, diberikan surat utangnya sebagai tanda lunas, kemudian d...

Anak Manusia Harus Ditinggikan

Gambar
Salib Yesus Kristus Menjadi Tanda Keselamatan Dunia Hari minggu ini, Pekan Biasa XXIV, 14 September 2025, Gereja Merayakan Pesta Pemuliaan Salib Suci Makna dari Pesta Pemuliaan Salib Suci adalah perayaan Gereja yang mengingatkan umat akan salib Yesus Kristus yang menjadi tanda keselamatan, kasih, dan kemenangan atas dosa dan maut. Perayaan ini dirayakan pada tanggal 14 September dan berakar dari penerimaan Salib Asli Kristu oleh anta Helena, Ibu Kaisar Konstantin, serta pemulihan salib tersebut dari Persia ke Yerusalem pada tahun 326 Masehi. setelah penemuan tersebut, Santa Helena memerintahkan pembangunan sebuah Basilika di atas Makam Kudus Kristus, yang kemudian diberkati pada 13 dan 14 September. pesta ini juga diperingati untuk mengenang peristiwa ketika Salib Yesus yang sempat dirampas oleh raja Persia, akhirnya dikembalikan ke Yerusalem oleh Kaisar Romawi, Heraklius Salib bukan lagi tanda aib dan kematian, tetapi menjadi lambang iman, pengharapan, dan kasih Allah yang...

Siapa pun Tidak Memikul Salibnya Bukan Murid-Ku

Gambar
Hari minggu, 7 September 2025 adalah Hari Minggu Biasa XXIII, disertai bacaan Injil Lukas 14 : 25-33, bercerita tentang mengikuti Yesus menjadi murid-murid-Nya. Syaratnya adalah harus memprioritaskan kepentingan yang utama bagi-Nya dan melepaskan diri dari keterikatan segala miliknya di dunia bahkan nyawanya sendiri. Serta memikul banyak penderitaan yang rela ditanggung demi Tuhan dan Injil sebagai salib untuk dapat mengikuti Dia menjadi murid-Nya. Kata " Membenci" bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, bahkan nyawanya sendiri, merupakan bukan ajakan untuk mengabaikan mereka semua, tetapi selain itu kita dituntut untuk mengutamakan Tuhan yang paling berharga dalam hidup para umat-Nya. Untuk itu dibutuhkan komitmen dan kesetiaan, dengan perlunya mengambil pertimbangan yang  matang (serius) untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk mengikuti Dia, supaya tidak sia-sia atau setengah hati. "Supaya jikalau, ia...