PERINTAH BARU

Bacaan Injil, Yohanes 13 : 31-35, Minggu 18 Mei 2025, Yesus memberi perintah baru kepada murid-murid-Nya untuk saling mengasihi satu dan lainnya. 

Sesudah Yudas Iskariot meninggalkan Yesus dan murid lainnya, Yesus mengetahui rencana Yudas Iskariot yang akan menyerahkan diri-Nya kepada para pemimpin agama Yahudi dan penyaliban yang akan dihadapi-Nya. 

Sebagai cara Allah Bapa untuk memuliakan putera-Nya, Yesus. Karena Allah akan dipermuliakan di dalam Yesus. Pemuliaan ini akan terwujud dalam kematian Yesus di kayu salib dan saat kebangkitan-Nya.

Kemudian Yesus memberi perintah baru kepada murid-murid-Nya, supaya mereka saling mengasihi, sama seperti Yesus yang telah lebih dahulu mengasihi mareka.

Karena begitu dekatnya relasi antara Guru dan murid-Nya, Yesus memanggil murid-murid-Nya dengan sebutan "Anak-Anak-Ku." Supaya kamu saling mengasihi dengan standar-Ku, memberi kamu teladan, bagaimana seharusnya kasih yang benar itu dipraktekkan.

Namun Yesus tetap mengasihi Yudas Iskariot yang telah mengkhianati-Nya, Petrus yang telah menyangkal diri-Nya sampai tiga kali, dan murid-murid yang meninggalkan-Nya sendirian dalam penderitaan dan dalam sakratul maut. 

Ia menghasihi musuh-Nya, selain mengasihi yang mengasihi-Nya. itulah Kasih Yesus, kasih yang tiada batas dan kekal. Supaya orang tahu, bahwa mereka adalah murid-murid Yesus.

Perintah kasih baru Yesus bermakna kasih Agape, yaitu : kasih Allah tanpa batas kepada umat-Nya. Karena Allah dan Yesus adalah satu, maka kasih Agape itu ada pada diri putera-Nya, Yesus Kristus.

Perintah yang baru ini juga berlaku bagi kita yang percaya kepada Dia untuk
selamanya, yang juga berstatus anak-anak Allah. Dengan demikian semua orang tahu bahwa kita adalah murid-murid Yesus, jikalau kita saling mengasihi satu dengan lainnya dan semua orang.

Tuhan Memberkati
Raymundus Susanto
CIC-Jonggol
Bigor






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerendahan Hati Orang Ini Sebagai Orang Yang Dibenarkan Allah

Terbentang Jurang Yang Tak Terseberamgi

YESUS MENANGIS NAMUN MENUNJUKKAN KEPEDULIAN-NYA