Bangsa-Bangsa Berduyun-Duyun Datang Kepada Terang-Mu
"Dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu." ( Yes. 60 : 3 )
Minggu, 4 Januari 2026, Gereja merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan. Penampakan Tuhan kepada Tiga Orang Majus dari Timur.
Injil Matius 2 : 1-12, mengingatkan Gereja akan ciri Universal dari keselamatan orang-orang yang datang dari luar Yahudi dan menyembah Yesus, menunjukkan bahwa Yesus datang untuk semua bangsa.
Kunjungan orang Majus dalam penampakan Yesus sebagai Raja dan Mesias yang disembah oleh non Yahudi, ditandai dengan persembahan Emas (Raja), Kemenyan (Ilahi), dan Mur (Penderitaan), mengajarkan kita untuk memberi yang terbaik kepada Tuhan, bukan hanya melaksanakan ritual semata.
Manifestasi keilahian Kristus dengan Allah yang menyatakan diri-Nya secara jelas melalui putera-Nya, dan menggenapi janji keselamatan bagi semua orang. Peringatan manifestasi atau penampakan Tuhan (Yesus Kristus) ini, menjadi Anak Allah dan Juru Selamat dunia bagi seluruh bangsa.
Diwujudkan dalam peristiwa kunjungan Tiga Orang Majus dari Timur sebagai pengingat agar kita membuka hati menemukan kehadiran Tuhan di dalam kehidupan sehari-hari melalui tanda-tanda-Nya, seperti "Bintang Terang dan tanda-tanda lainnya".
Demikian juga, seruan Rasul Paulus kepada jemaatnya di Efesus, menegaskan bahwa keselamatan dinyatakan kepada bangsa-bangsa lain. "Yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus." (Ef. 3 : 6)
Perayaan ini, memberi pesan penting bagi kita bahwa Yesus yang lahir adalah Mesias, Anak Allah yang menyelamatkan semua bangsa, dan perlawanan terhadap kejahatan (Herodes), raja yang melambangkan kekuasaan duniawi, yang takut kehilangan kendali dan berusaha memusnahkan Kristus di dunia
Membantu kita untuk hidup setia, meninggalkan ambisi duniawi, dan memiliki semangat mencari Tuhan dan menemukan-Nya, seperti Tiga Orang Majus dari Timur. Dan Tuhan akan selalu menuntun dan melindungi umat-Nya yang setia ketika menghadapi tantangan dan bahaya.
Minggu ini, Gereja juga merayakan Hari Anak Misioner Sedunia, merupakan panggilan bagi setiap anak untuk menjadi pembawa terang, harapan, dan kasih Kristus, dan mewujudkan semangat misi Gereja melalui doa, derma, korban, dan kesaksian. Dengan motto : "Children Helping Children" (Anak-anak menolong Anak-anak).
Momen penting untuk membina anak-anak agar menyadari potensi mereka menjadi "Bintang Misioner", sejak usia dini sebagai rekan sekerja dalam Pewartaan Injil yang saling mengasihi dan pembawa damai di mana pun mereka berada.
Tuhan Memberkati
Raymundus Susanto
CIC-Jonggol
Bogor
Komentar
Posting Komentar