Hamba Tuhan Diutus Menjadi Garam dan Terang Dunia

Kasih karunia dan damai Sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.

Injil Yohanes 1 : 29-34,
18 Januari 2026, menceritakan tentang pengenalan Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia bahwa Yesus adalah Mesias yang dikurbankan demi penebusan manusia, yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

Adalah kesaksian Yohanes Pembaptis yang menyatakan identitas Yesus sebagai Putra Allah yang sejati (ay.34). Dialah yang kumaksud ketika kukatakan : "Kemudian daripadaku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel (Yohanes 1 : 30-31).

"Aku telah melihat Roh Allah turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. Jikalau engkau melihat Roh Allah itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia Inilah Anak Allah."

Demikian yang dirasakan oleh nabi Yesaya, dan Rasul Paulus, yang melaksanakan perintah Yesus, seperti Yesus yang telah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dengan air yang Ia lakukan seturut kehendak Bapa-Nya sebagai firman yang menjadi manusia.

Mereka mengungkapkan peran sebagai hamba Tuhan yang diutus untuk menjadi garam dan terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan sampai keujung bumi. 

Mereka menegaskan kepada umatnya bahwa semua orang yang dipanggil menjadi rasul Kristus adalah orang-orang kudus pilihan Allah sendiri. Kasih karunia dan damai sejahtera akan menyertai mereka dalam karya pelayanan bagi banyak orang dan Allah akan selalu berkenan pada hamba-hamba-Nya.

"Allah berfirman kepadamu : "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu, Aku akan menyertakan keagungan-Ku (Yes. 49 : 3) 

" Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu." (Kis. 1 : 3)

Kesadaran diri sebagai hamba Allah akan memampukan kita untuk tidak ragu-ragu mengekspresikan iman kita dengan memuliakan Allah dan dipanggil untuk meneladani kasih dan ketaatan Yesus dalam hidup kita, mengasihi sesama dan memberitakan Injil.

Yesus adalah harapan bagi dunia karena pengorbanan-Nya hingga wafat di kayu salib demi menghapus dosa, dan memperoleh kehidupan kekal di dalam Dia.

Karena-Nya kita dibaptis dengan air dan oleh kekuatan Roh Kudus, dipanggil untuk menjadi saksi-saksi Kristus dengan hidup mencerminkan kasih dan kebenaran-Nya. 

Tuhan Mwmberkati 
Raymundus Susanto
CIC-Jonggol
Bogor






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerendahan Hati Orang Ini Sebagai Orang Yang Dibenarkan Allah

Terbentang Jurang Yang Tak Terseberamgi

YESUS MENANGIS NAMUN MENUNJUKKAN KEPEDULIAN-NYA