Dengarkan Dia
Renungan Pekan II Prapaskah
Yesus membawa ketiga murid-Nya, Petrus, Yohanes, dan Yakobus naik ke gunung Tabor untuk berdoa. Ketika Yesus sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
Tampak juga Musa dan Elia menampakkan dirinya dalam kemuliaan, dan Yesus berbicara kepada mereka tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.
Menjadi hal yang penting dalam penampakan Musa dan Elia kepada Yesus di atas gunung, dan awan melambangkan bahwa Yesus adalah penerus mereka dan telah menggenapi keduanya membawa perjanjian baru.
Karena Allah berbicara tentang Yesus sebagai orang pilihan Allah dan Yesus telah menerima peran-Nya untuk menghilangkan keraguan ketiga murid itu.
Allah kembali menegaskan status Yesus : "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkan Dia." (Lukas 9 : 35)
Para pengikut-Nya harus mendengarkan Dia dan setia melakukan kehendak firman-Nya, dan Dia layak untuk disembah.
Penegasan Allah itu dapat manjawab pertanyaan raja Herodes yang menanyakan, siapa Yesus sesungguhnya, ada orang yang mengatakan Dia, Yohanes Pembaptis. Dan menegaskan jawaban Petrus tentang indentitas Yesus yang dikatakan olehnya, "Engkau adalah Mesias".
Transfigurasi Yesus ini memberi pelajaran bagi kita semua bahwa kemuliaan hanya dapat dicapai melalui penderitaan, kematian dan
kebangkitan.
Masa prapaskah adalah masa untuk memahami Yesus Kristus yang dikhususkan agar kita semakin akrab dengan Dia yang kita dengarkan itu.
Refleksi :
1. Apakah kita, mau mendengarkan sabda dan firman-Nya yang telah ditegaskan Allah, "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkan Dia"?
2. Masihkah kita meragukan Yesus yang adalah Mesias, Anak Allah yang menderita, dihukum mati, dan wafat di kayu salib?
3. Maukah kita bertobat dan percaya kepada Injil, terutama dalam masa prapaskah?
Tuhan Memberkati
Raymundus Susanto
CIC-Jonggol
Bogor
Komentar
Posting Komentar