Hai Kamu Keturunan Yakub

"Hai kamu keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang Tuhan." ( Yesaya 2 : 5 )

Hari minggu ini, kita memasuki Hari Minggu Adven Pertama, harapan dan penantian akan kedatangan Kristus.

Adven pertama ini menekankan umat beriman untuk menantikan kedatangan Kristus dengan penuh harapan dan sukacita. Memasuki masa pertobatan, di mana umat diajak untuk mempersiapkan diri menyambut kelahiran Kristus.

Dan lilin pertama berwarna ungu melambangkan peran para nabi yang memberitakan kedatangan Yesus Kristus sebagai Mesias dan harapan bangsa Israel akan Sang Mesias yang dijanjikan. Lilin pertama ini disebut juga lilin nabi.

Masa Adven yang kita mulai hari ini merupakan rangkaian perjalanan rohani dalam kesatuan tujuan untuk melihat hubungan dengan sesama, dalam komunitas maupun dalam keluarga.

Bacaan Injil minggu ini, Matius 24 : 37-44, 30 Nopember 2025, menekankan pentingnya kita bersiap sedia dan berjaga-jaga menghadapi kedatangan Yesus Kristus, karena kita tidak tahu pada hari mana Tuhan datang, karena Ia datang terjadi tiba-tiba.

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, di mana kehidupan sehari-hari terus berjalan normal sehingga banyak orang tidak menyadari akan datangnya air bah, sampai akhirnya mereka dilenyapkan.

Demikian ketidkpastian waktu kedatangan Yesus, menuntut umat untuk selalu siap sedia seperti jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

Sebab banyak orang lalai karena harumnya duniawi yang menjanjikan kesenangan hidup namun mengabaikan sukacita rohani.

Sikap siap sedia dan berjag-jaga adalah hasil dari hidup yang taat dan setia kepada Tuhan, iman serta harapan yang teguh kepada-Nya.

Sebab itu marilah kita menanggalkan
perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang. Hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabuka,
jangan dalam pencabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang, dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya ( Rom. 13 : 12b- 14 ).

Maka karena itu, senantiasa waspada dan berjaga-jaga, kita tidak terbuai dalam perbuatan salah dan dosa. Sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. "Oleh karena rumah Tuhan, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu." (mzm. 122 : 9 ) dan menyongsong kelahiran-Nya sebagai peluang bagi keselamatan kita.

Tuhan Memberkati 
Raymundus Susanto
CIC-Jonggol
Bogor






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peka Terhadap Suara Tuhan dan Penderitaan Sesama

Terbentang Jurang Yang Tak Terseberamgi

Kerendahan Hati Orang Ini Sebagai Orang Yang Dibenarkan Allah